(Aku Diburu Oleh Pemerintahku Sendiri)*

aku diburu pemerintahku sendiri
layaknya aku ini
 penderita penyakit berbahaya

aku sekarang buron
tapi jadi buron pemerintah yang lalim
bukanlah cacat
pun seandainya aku dijebloskan
ke dalam penjaranya

aku sekarang terlentang
di belakang bak truk
yang melaju kencang
berbantal tas
dan punggung tangan

kuhisap dalam-dalam
segarnya udara malam
langit amat jernih
oleh jutaan bintang

sungguh
baru malam ini
begitu merdeka paru-paruku

malam sangat jernih
sejernih pikiranku
walau penguasa hendak mengeruhkan
tapi siapa mampu mengusik
ketenangan bintang-bintang?

————————–
Puisi tanpa judul. Diperkirakan ditulis dalam pelarian antara tahun 1996-1998
baca: http://www.beritasatu.com/budaya/91833-puisi-pelarian-wiji-thukul.html