Tahun 1994

Belajar Berbeda Pendapat Belajar Bersikap Demokratis

Oleh Wiji Thukul Ketika AJANG baru nongol dia sudah disambut dengan pertanyaan sinis, “Apakah AJANG Cuma terbit untuk kali ini saja?” Sebuah pertanyaan yang tajam dan menantang. Buletin-buletin yang pernah terbit di Solo memang biasanya tak pernah berumur panjang. Kebanyakan “sekali berarti sudah itu mati.” Sekali terbit lantas mampus. Tak ketahuan kemana para redakturnya pergi. […]

Belajar Berbeda Pendapat Belajar Bersikap Demokratis Read More »

Dengan Apa Kutebus Anakku

anak kami lahir kemarin malam di rumah sakit di bangsal murah ya di bangsal murah berjubel bersama bayi-bayi lain di bangsal murah ya di bangsal murah pagi ini mestinya aku di sana membantu biniku cucicuci popok atau memapahnya ke kamar mandi tapi mana bisa sebab aku harus berangkat kerja tak kerja tak terima upah tak

Dengan Apa Kutebus Anakku Read More »

Sehari Saja Kawan

Sehari Saja Kawan Satu kawan bawa tiga kawanMasing-masing nggandeng lima kawanSudah berapa kita punya kawan Satukawan bawa tiga kawanMasing-masing bawa lima kawanKalau kita satu pabrik bayangkan kawan Kalau kita satu hati kawanSatu tuntutan bersatu suaraSatu pabrik satu kekuatanKita tak mimpi kawan! Kalau satu pabrik bersatu hatiMogok dengan seratus posterTiga hari tiga malamKenapa tidak kawan Kalau

Sehari Saja Kawan Read More »