Tanpa Tahun

Sajak Kota

kota macam apa yang kita bangunmimpi siapa yang ditanamdi benak rakyatsiapa yang merencanakan lampulampumenyibak jalan rayajalan raya dilicinkandiaspal oleh uang rakyatmotor-motor mulus meluncurmerek-merek iklanmerek-merek iklandi atap gedungmenyalaberjejer-jejertoko rotitoko sepatuberjejer-jejersalon-salon kecantikan siapa merencanakannasib rakyat

Sajak Kota Read More »

Leuwigajah

leuwigajah berputardari pagi sampai pagijalan-jalan gemetardebu-debu membumbungdari knalpot kendaraan pengangkut mesin-mesin terus membangunkanburuh-buruh tak berkamar-manditidur jejer berjejer alas tikartanpa jendela tanpa cahaya mataharilantai dinding dingin, lembab, pengap lidah-lidah penghuni rumah kontrakterus menyemburkan cerita buruk:lembur paksa sampai pagi, upah rendahjari jempol putus, kecelakaan-kecelakaankencing dilarang, sakit ongkos sendirimogok? pecat!seperti nyabuti bulu ketiak tubuh-tubuh mudaterus mengalir ke leuwigajahseperti

Leuwigajah Read More »

Kepada Ibuku

IIbuaku tidak punya data komplit tentang ketidakadilanhanya mataku terpukau di hingar jalan raya aspalankendaraan bikinan jepang itali amerika lajutetapi abang-abang becak disingkirkan oleh kebijaksanaanpembangunanIbudi dadamu subur aku melihat ladang-ladang tebutetapi petani ditipu pabrik guladan jakarta seperti paris penuh honda suzuki mercy jimnyudara kotor jalan macettetapi mengapa abang-abang becak disingkirkanoleh kebijaksanaan pembangunan?Gali-gali dibunuh mati koruptor korupsi

Kepada Ibuku Read More »

Ndawe-Wonogiri

senja ini dan yang akanselalu hitamseperti gajah berlutut entah belalainya di manapunggungnya gundul—bukit itu bukit-bukit batu keras mengeraskanbis-bis sepanjang dan oleng ini mengatakanperjalanan ini dalam rangka pembangunan nasib senja ini dan yang akanselalu hitam, awan-awan merupakan raksasa besar-besarmengangkat tinggi-tinggi lengannya seperti gajah berlutut entah belalainya dimanapunggungnya gundul—bukit itu (kita akan mengusir raksasa itu)agar bukit itu

Ndawe-Wonogiri Read More »

Lirik-lirik Pagi

kubuka atap pagi :kabut timur putih, biru puncak lawubiru bayangan pepohonan bukitkehangatan menjalari pelepah pisangdan kulit jati, waru di kampungke sisi-sisi balik dedaunan, kisi rumah tinggi hening punck lawualam di langit tengadahdialog semadi bisu:          siapa memadamkan bintang malam          hingga pucat dilanggar siang          membuat kantuk semak perdu kilatan merah matahari di lengkung embunrekah jatuh di tanah

Lirik-lirik Pagi Read More »

Sajak Bagong

bagong namanyatantanglah berkelahikepalamu pasti dikepruk batubawalah whiskybahumu pasti ditepuk-tepuk gembiraajaklah omongtapi jangan khotbahia akan kentut bagong namanyamalam begadangsubuh tidur bangun siangsore parkir untuk makanawas jangan ngebut di depan matanyaengkau bisa dipukulilalu ditinggal pergi ya, ya bagong namanyapemilu kemarin besar jasanyabagong ya bagongtapi bagong sudah matipada suatu pagimayatnya ditemukan orangdi tepi rel kereta apisetahun yang laluya,

Sajak Bagong Read More »

(Ayo Kita Tebakan!)

ayo kita tebakan! dia raja tapi tanpa mahkota punya pabrik punya istana coba tebak siapa dia? dia adalah aku! dia kaya keluarganya punya saham di mana-mana tapi negaranya rangking tiga paling korup di dunia coba tebak siapa dia? dia adalah aku! dia tua tapi ingin tetap berkuasa tak boleh ada calon lain selain dia kalau

(Ayo Kita Tebakan!) Read More »

(Sebuah Bank)*

sebuah bank memasang iklan ukuran setengah halaman koran, teriaknya: Dirgahayu Republik Indonesia 51 th dengan huruf kapital iklan itu juga memekik-mekik: MERDEKA MERDEKA MERDEKA sementara itu ratusan aktivis di daerah dan di ibukota ditangkapi sebuah iklan ukuran setengah halaman koran menggusur kenyataan yang sewenang-wenang yang seharusnya diberitakan MERDEKA MERDEKA MERDEKA siapa yang merdeka? ………………………………. Puisi

(Sebuah Bank)* Read More »

(Bulan Agustus Sudah Tiba)*

bulan agustus sudah tiba penduduk ramai-ramai pasang bendera tapi aku hanya lihat yang di seberang rumah saja kuintip dari lubang kunci sebab aku dikejar-kejar penguasa sudah puluhan hari aku tak melihat angkasa kehidupan di sekelilingku kusimak dari datak-deru dan tawanya aku tak bisa lihat wujud dan wajahnya aku ditahan bukan dipenjara aku disel bukan dibui

(Bulan Agustus Sudah Tiba)* Read More »